c

Tips Olahraga Yang Baik dan Benar

Tips olahraga-Olahraga  yaitu merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memelihara kesehatan. Olahraga cenderung ke kegiatan yang bersifat jasmani. Selain itu olahraga juga bertujuan untuk melatih otot-otot pada tubuh manusia. Manfaat olahraga sangatlah penting bagi kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, baik itu penyakit ringan hingga penyakit berat. Dan tentunya juga disertai dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat.

Apalagi bagi wanita yang ingin menurunkan berat badan, pastinya melakukan olahraga mati-matian agar tubuh mereka terlihat ideal. Namun melakukan olahraga menurunkan berat badan bukanlah hal yang salah, akan tetapi harus dengan tips olahraga yang sesuai agar tidak membahayakan tubuh. Namun jangan lupa juka untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga, bahaya olahraga tanpa pemanasan akan berdampak buruk bagi tubuh.

Manusia Era Gadget Harus Banyak Melakukan Olahraga

Olahraga sangat penting untuk dilakukan, apalagi untuk masyarakat di era saat ini, masyarakat yang bertumpu pada teknologi. Masyarakat yang banyak menghabiskan waktunya di depan gadget, smartphone, tablet, leptop, komputer. Masyarakat yang kebanyakan waktunya habis untuk duduk atau tidak bergerak menyimak perangkat teknologi, dan jarang melakukan aktifitas fisik ataupun kegiatan yang menggerakkan tubuh.

Maka dari itu olahraga sangat dibutuhkan untuk dilakukan disela waktu yang ada. Tidak perlu terlalu lama, setiap harinya sekitar 30 menit hingga satu jam, seseorang harus meluangkan waktu untuk berolahraga disaat ini. Karena untuk diketahui bahwa tubuh manusia dirancang untuk melakukan pergerakan.

Terlebih yang bekerja diperkantoran dari pagi hingga malam bahkan terkadang lembur. Perlu diperhatikan juga, bahaya sering lembur juga tidak baik untuk kesehatan, karena tubuh terlalu lelah terutama pada mata, karena pastinya jam istirahat akan terpotong dengan tambahan jam kerja.

Manusia Purba Berolahraga Secara Alami

Pada saat manusia dulu masih hidup dijaman purba tentu manusia dahulu melakukan pekerjaan yang ada pada saat itu yakni berburu dan meramu. Dalam hal berburu dan meramu manusia jaman tersebut banyak menggerakan badan dan tentu saja itu yang membuat manusia dahulu sudah berolahraga secara alami.

Namun seiring dengan perubahan zaman maka dari itu manusia saat ini harus menyempatkan diri untuk bergerak, untuk mengolah raganya agar tentunya aktifitas badan seimbang dengan aktivitas pikiran. Selain itu jika tidak digerakkan lama-lama tubuh akan kehilangan kemampuan alaminya.

Bisa melambatkan kerja-kerja tubuh pula, bahkan gangguan kesehatan ataupun juga yang dapat kita dapat lihat dengan mudah. Yakni orang yang jarang bergerak sedangkan banyak mengkonsumsi makanan akan mengalami masalah kegemukan ataupun penyakit-penyakit lain yang di sebabkan oleh kurang lancarnya aliran darah dalam tubuh, karena terlalu banyak diam. Termasuk akibat duduk terlalu lama, bahaya duduk terlalu lama ini dapat menimbulkan badan kurang banyak gerak sehingga terjadi penumpukan lemak.

Tips Olahraga yang Benar

Tips olahraga

Kendati olahraga memiliki banyak kebaikan, namun pelaksanaannya masih kerap di lakukan dengan serampangan. Akibatnya, yang di terima oleh tubuh bukanlah kesegaran, melainkan cedera yang berkepanjangan. Berikut ini adalah beberapa catatan tips olahraga yang benar bagi Anda yang ingin meruntinkan olahraga.

1.Persiapan sebelum berolahraga

Tips olahraga yang pertama adalah sebelum melakukan olahraga, Anda dianjurkan untuk melakukan persiapan terlebihdulu, antara lain:

  • Asupan makanan berat

Sebelum melakukan olahraga, Anda di anjurkan untuk mempersiapkan tubuh dengan mengonsumsi makanan berat yang kaya karbohidrat. Seperti nasi, kentang, jagung, dan umbi-umbian. Biasanya konsumsi ini di lakukan maksimal 4 jam sebelum kegiatan di lakukan.

  • Asupan makanan ringan

Selain mengonsumsi karbohidrat, tubuh yang akan berolahraga juga perlu di cukupi dengan nutrisi lainnya, seperti protein dan vitamin. Keduanya bisa Anda peroleh dari konsumsi makanan ringan yang tepat, seperti kacang-kacangan, gandum, hingga oats. Konsumsi makanan ringan di sarankan sejam setelah makanan berat, atau 3 jam sebelum olahraga di mulai.

  • Asupan buah

Deretan asupan lainnya yang bisa memenuhi kebutuhan tubuh dalam berolahraga adalah buah, yang kaya akan air, vitamin dan serat. Pilihlah buah yang berasa manis, untuk menambah energi dan tenaga untuk berolahraga. Umumnya konsumsi buah di jadwalkan maksimal 2 jam sebelum berolahraga.

  • Mencukupi cairan tubuh

Menggenapkan cairan tubuh sebelum berolahraga sangat membantu menghindarkan Anda dari kehilangan cairan berlebih atau dehidrasi. Karena itu Anda diminta untuk minum minimal 2 gelas air sebelum memulai kegiatan.

2.Pelaksanaan olahraga

Tips olahraga yang selanjutnya adalah pelaksanaan olahraga. Setelah menyiapkan kebugaran tubuh dan asupan nutrisinya, berikut adalah tips olahraga yang benar yang selanjutnya, yakni pada saat melakukan olahraga.

  • Tentukan tujuan olahraga

Tahap awal menuju olahraga yang efektif adalah menentukan tujuannya. Apakah Anda berolahraga untuk menurunkan berat badan? Ingin meningkatkan masa otot? Memperbaiki postur tubuh? Ingin melatih kelenturan tubuh? Atau ingin meningkatkan kebugaran tubuh?

Menentukan capaian olahraga akan mempengaruhi jenis gerakan apa saja yang akan Anda lakukan. Umumnya tiap gerakan olahraga memiliki fokus yang berbeda-beda, karena itu memilih capaian sejak awal akan membantu Anda untuk menyederhanakan tahapan olahraga. Hal ini juga akan berimbas pada efektifitas olahraga, dan manajemen resiko. Gerakan yang di lakukan secara serampangan tanpa mengetahui manfaatnya kerap berujung pada terjadinya cedera.

  • Periksa kondisi tubuh

Tujuan utama dari cara olahraga yang benar adalah mendapatkan tubuh yang sehat. Karena itu olahraga tak hanya di pandang dari kuantitasnya saja, melainkan kualitas dari efek yang di timbulkan di kemudian hari. Anda di sarankan untuk tidak melakukan olahraga sebelum mengenali kondisi tubuh.

Apakah Anda memiliki penyakit khusus? Seperti gangguan darah tinggi, asma, atau gejala kelainan jantung? Jika iya, maka Anda harus memberikan catatan khusus terkait olahraga yang akan di rutinkan agar tidak menjadi kontradiksi kondisi tubuh.

Pemeriksaan ini termasuk juga mempertimbangkan level olahraga Anda, apakah masih pemula, menengah, atau ada dalam tataran profesional. Karena hal ini menentukan frekuensi dan ritme olahraga yang bisa di tanggung oleh tubuh. Pertimbangan lainnya adalah kondisi yang saat ini masih di lingkupi pandemi. Anda harus memperhatikan kebugaran dan imun tubuh, agar tidak menurun karena intensitas olahraga berlebih. Juga agar lebih bijak memilih jenis olahraga, yang dapat di sesuaikan dengan pelaksanaan protokol keseharan.

  • Melakukan pemanasan

Apakah Anda masih kerap menyepelekan pemanasan sebagai bagian dari cara olahraga yang benar? Jika iya, maka kebiasaan tersebut harus segera di ubah. Ketika berolahraga, tubuh menerima rangsangan secara simultan, mulai dari otot, tulang, hormon, hingga organ di dalamnya. Pemanasan berfungsi untuk membantu tubuh beradaptasi dengan rangsangan tersebut. Jika tahapan ini di lewatkan atau di lakukan secara sembarangan, maka tubuh sangat mungkin mengalami cedera dan ketidaknyamanan selama berolahraga.

  • Mengatur ritme dan frekuensi olahraga

Tips olahraga yang benar bukan hanya yang sering di lakukan, melainkan yang berkomitmen dan berporsi sesuai. Anda harus membuat jadwal olahraga realistis, yang sesuai dengan target capaian dan kondisi tubuh. Umumnya orang dewasa memiliki jatah 150 menit olahraga untuk tiap minggunya. Kalkulasi waktu ini dapat di turunkan dalam beragam jenis kegiatan dan intensitas hariannya.

Olahraga selama 150 menit bukan hanya yang di lakukan di pusat kebugaran saja, termasuk juga di dalamnya beragam gerakan sederhana yang bisa di selipkan dalam jadwal sehari-hari. Intensitas dan frekuensi olahraga dapat di tingkatkan seiring dengan kemampuan tubuh untuk beradaptasi. Dosis olahraga harus di kembangkan secara berkala, demi mendapatkan hasil yang signifikan.

  • Melakukan pendinginan

Sama seperti tahap pemanasan, gerakan pendinginan juga kerap di anggap enteng oleh para pemula di dunia olahraga. Padahal jika di telisik lebih detail, gerakan pendinginan memiliki pengaruh yang besar pada tubuh. Bayangkan saja tubuh Anda seperti sebuah kendaraan. Ketika melakukan olahraga, tubuh seperti di genjot mesinnya, di alirkan pelumasnya, dan di bakar tenaganya.

Jika kegiatan ini di hentikan secara paksa dan tiba-tiba, maka kendaraan mungkin saja mengalami konslet. Begitu juga tubuh yang mengakhiri kegiatan olahraga tanpa pendinginan, akan kesulitan untuk mengembalikan kondisi organ dan otot seperti semula.

Peranan Olahraga dalam Hidup

Meskipun manusia era ini jarang untuk bergerak, namun gaya hidup juga sudah pula berubah salah satunya menjadikan olahraga sebagai salah satu gaya hidup itu sendiri, olahraga menjadi sebuah lifestyle. Olahraga sudah tidak di anggap sebagai sarana untuk bergerak saja tapi juga memiliki fungsi ganda, yakni sebagai sarana hiburan untuk refresing bahkan tempat olahraga sebagai sebuah ajang sosialisasi.

Olahraga ini bisa mempertemukan satu orang dengan orang lainnya namun tentunya dengan ketertarikan pada hal yang sama yakni pada olahraga. Banyak dari kita menemui orang orang yang seharian bekerja akan menyempatkan diri ke tempat fitness atau yang sekarang lebih di kenal sebagai tempat gym.

Jadi masyarakat melakukan olahraga sebagai salah satu hiburan setelah seharian bekerja, olahraga juga tak mengenal waktu tak hanya pagi, siang, sore, bahkan juga di lakukan pada malam hari. Namun perlu di perhatikan juga bahaya olahraga yang berlebihan, karena di era seperti sekarang ini kebanyakan orang berolahraga tidak memikirkan perhitungan yang tepat.

Olahraga Lari

Jenis olahraga yang di sediakan saat ini sangat banyak bahkan ada yang menjadi hiburan tersendiri misalnya olahraga senam yang memadukan dengan musik, ataupun aerobik dll. Adapula olahraga lari yang di kemas secara berbeda, misalnya lari bersama bahkan hingga di buat perkumpulan hanya untuk melakukan lari. Tempat berkumpulnyapun di tempat berkumpulnya pun tidak biasa yakni di mall dan pusat perbelanjaan, dan di bentuk komunitas-komunitas lari.

Ttidak hanya berhenti di situ tapi juga memiliki cabang-cabang komunitas lari ini di tiap daerah semuanya terkoneksi dan mengadakan kegiatan dan hanya bermula dari sebuah kesamaan diri yakni menyukai olahraga lari. Lari merupakan gerakan yang bagus untuk olahraga mengecilkan paha dan betis, karena daerah skitar kaki akan bekerja dan mengeluarkan lemak lewat keringat.

Olahraga Sebagai Gaya Hidup

Olahraga yang menjadi sebuah gaya hidup atau trend sosial tersendiri bagi masyarakat teknologi. Orang-orang membentuk badan yang dahulu cenderung hanya di lakukan oleh wanita yang ingin terlihat langsing dan menarik namun sekarang justru lebih di dominasi oleh kaum adam yang ingin memiliki bentuk tubuh yang atletis, proporsional dan lebih beorotot.

Para lelaki juga banyak yang menjadikan olahraga sebagai sebuah lifestyle karena bentuk tubuh yang di hasilkan dari olahraga tentu akan lebih sehat dan juga ini di butuhkan untuk banyak hal mulai dari kepercayaan diri, kemudian untuk memudahkan mencari pekerjaan juga untuk menunjang fashion. Termasuk mengkonsumsi makanan pembentuk otot pada tubuh agar otot juga semakin kuat.

Orang orang di era teknologi tidak hanya melakukan olahraga tetapi juga memamerkan kegiatan olahraga. Apalagi dengan berbagai sistem yang di berlakukan di tempat-tempat olahraga itu sendiri misalnya dengan biaya member yang mahal sehingga hanya orang-orang tertentu saja, orang-orang yang mampu membayar saja yang dapat melakukan olahraga di tempat tersebut.

Yang sedikit banyak hal tersebut tentu bisa mempengaruhi orang ainnya untuk melakukan hal yang sama, melakukan olahraga. Misalnya memposting kegiatan senam atau kegiatan angkat beban di tempat fitness melalui akun pribadi BBM kemudian mengunggah di facebok ataupun juga di instagram, sehingga saat ini ada sebuah kebanggan tersendiri jika melakukan olahraga yang sudah mulai jarang di lakukan oleh beberapa orang.