Perginya Data Komputer yang Dihapus,

Karena zaman makin berkembang, teknologi buatan manusia juga semakin canggih, teman-teman. Zaman dahulu saat orang tua kita masih sekolah, jika mengerjakan tugas mereka hanya bisa menulis tangan atau menggunakan mesin ketik. Sekarang, kita bisa dengan mudah mengerjakan tugas di komputer atau laptop dan mencetaknya melalui printer. Bahkan jika kita melakukan kesalahan, kita tinggal menghapus dan melanjutkannya kembali. Dahulu untuk membuang data tak terpakai, orang-orang harus membuangnya ke tempat sampah atau bahkan membakarnya.

Saat ini, kita cukup tekan tombol delete (hapus), maka data yang tidak kita butuhkan akan segera terhapus. Bicara soal menghapus data, kemana perginya data-data itu setelah kita hapus, ya?

Menghapus Data

Bertentangan dengan kepercayaan populer, saat kita menghapus data dari komputer, itu sebenarnya tidak menghilang dari hard drive. Untuk pertanyaan khusus ini, Bobo akan mebahas komputer yang menggunakan sistem operasi Windows yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia. Windows secara khusus selaku melacak semua data yang ada di hard drive. Ini dilakukan oleh bantuan yang dikenal sebagai “pointer.” Setiap data atau folder yang ada pada hard disk memiliki pointer yang memberitahu Windows di mana data tertentu berada di hard disk.
Ketika kita menghapus data, Windows menghapus pointer dan mengubah status lokasi data.

Dari sudut pandang sistem data, di sistem operasi, data tidak lagi ada di hard drive, dan sektor yang semula berisi data tersebut dianggap ruang kosong. Namun, ternyata sebelum sistem operasi Windows menulis ulang data baru pada sektor tersebut, data yang kita hapus masih ada dan sangat bisa jika ingin kita kembalikan. Ada program pemulihan data yang dapat memindai hard drive untuk mengembalikan data yang sudah dihapus.

Mengapa Komputer Tidak Langsung Menghapus Data?

Sekarang, pertanyaan mungkin muncul mengapa komputer tidak langsung melanjutkan dan menghapus file secara langsungĀ  Jawabannya sebenarnya sederhana, teman-teman. Menghapus pointer jauh lebih cepat daripada menghapus semua data yang ada di sektor tertentu. Misalnya, jika teman-teman pernah memperhatikan, menghapus file 10 GB lebih mudah, dibandingkan dengan membuat file 10 GB. Menghapus file 10 GB membutuhkan waktu sebanyak saat membuatnya. Satu-satunya waktu data benar-benar dihapus adalah ketika data baru ditulis di atas sektor yang tidak memiliki pointer ke file yang dihapus.

Teman-teman mungkin punya banyak pertanyaan tentang hal di sekitarmu. Dengan membaca, kita jadi tahu jawabannya.