c

Pengertian Teknologi Madya dan Contohnya

Pengertian teknologi madya dan contohnya-Berbicara terkait contoh teknologi Madya dan Tepat Guna, ini pada dasarnya berhubungan dengan materi tingkatan teknologi. Dan satu tingkat di atas kedua jenis terknologi tersebut, ada yang namanya teknologi tinggi atau hi-tech. Perbedaannya adalah teknologi tinggi kerap dikembangkan melalui ilmu pengetahuan terbaru, sedangkan teknologi Madya dan Tepat Guna lebih dikembangkan secara sederhana dan kecil.

Nah, Anda harus percaya juga bahwa dua jenis teknologi yang akan kami bahas di sini contoh-contohnya itu sebenarnya dekat dengan kita. Hanya saja, sebagian dari kita terkadang kurang peka. Untuk mengetahui lebih luas pengertian dari teknologi Madya dan teknologi Tepat Guna serta apa saja contoh dan ciri-cirinya, silakan baca ulasan kami di bawah ini.

Apa itu teknologi Madya dan Tepat Guna?

Pengertian teknologi Madya ialah jenis teknologi yang biasanya di kembangkan dan juga di dukung oleh masyarakat sederhana. Jenis teknologi ini dapat di maksimalkan dengan biaya sederhana serta kegunaannya cukup menguntungkan.

Ciri teknologi Madya yaitu tidak begitu memerlukan modal yang besar dan tidak pula memerlukan pengetahuan-pengetahun baru layaknya teknologi hi-tech. Hal ini di sebabkan karena jenis teknologinya bersifat rutin. Penerapan teknologi Madya pada umumnya bersifat setengah padat.

Unsur-unsur yang mendorong industri teknologi ini biasanya di peroleh dari dalam negeri dan dari hasil keterampilan pekerjanya. Sementara itu, teknologi Tepat Guna ciri-cirinya di tandai dengan modal skala kecil. Dan peralatan yang di pakai pun sangat sederhana, kemudian pelaksanaannya berkarakter padat karya.

Biasanya teknologi ini diaplikasikan di negara-negara berkembang. Sebab, ia dapat membantu dan mengangkat perekonomian pedesaan, lalu mengurangi urbanisasi, dan dapat menciptakan tradisi teknologi dari tingkat yang paling sederhana.

Contoh teknologi Madya dan Tepat Guna

Berikut adalah contoh dari teknologi madya dan tepat guna:

1. Teknologi Generator Listrik

Teknologi generator listrik merupakan sebuah mesin yang dapat di gunakan untuk menghasilkan energi listrik. Biasanya energi listrik yang di hasilkan sumber utamanya dari energi mekanis. Prinsip kerja generator listrik yakni induksi elektromagnetik.

Berdasarkan pada jenis arus listriknya, generator kini di bagi menjadi dua bagian. Pertama generator arus searah. Dan kedua, generator arus bolak-balik. Perbedaan keduanya hanya pada penggunaan komutator.

Proses kerja daripada generator listrik dapat di kenal sebagai pembangkit listrik. Generator listrik sendiri memiliki banyak kesamaan dengan teknologi motor listrik, namun motor listrik lebih kepada alat yang bisa mengubah energi listrik menjadi mekanik.

2. Teknologi Karoseri Mobil

Karoseri di ambil dari bahasa Belanda: Carrosserie. Ia merupakan rumah-rumah kendaraan yang di dirikan di atas rangka mobil, khusus bus dan truk. Pada awalnya, karoseri di negara kita hanya menggunakan rangka kayu yang di lapisi plat logam tipis.

Teknologi baru yang muncul dalam pembangunanan karoseri ialah Monocoque. Ia mempunyai tingkat keselamatan lebih tinggi serta kenyamanan yang jauh lebih baik.

3. Teknologi Indrustri Kapal Sederhana

Teknologi ini termasuk ke dalam teknologi Madya. Sebab, industri perkapalan bersifat padat karya, padat modal, dan padat teknologi. Ia selalu saja memerlukan penanganan dan perhatian yang istimewa dari pemerintah agar mampu berkembang dengan baik dan memiliki daya saing.

Bagi Indonesia sendiri, sektor industri perkapalan bukan hanya berfungsi dalam meningkatkan aktivitas ekonomi, tapi lebih dari itu sebagai simbol kedaulatan negara.

4. Teknologi Industri Kontruksi Rumah Sederhana

Masih dalam teknologi Madya, contoh keempat pun sama saja dengan industri kapal di atas. Konstruksi ialah kegiatan dalam membangun sarana dan prasarana.

Dalam bidang arsitektur, sebuah konstruksi di kenal sebagai bangunan atau infrastruktur pada sebuah area maupun pada beberapa area. Secara ringkas, konstruksi dapat di definisikan sebagai objek bangunan yang terdiri dari bagian-bagian yang terstruktur.

5. Teknologi Mesin Pemipil Jagung

Kita masuk ke contoh teknologi Tepat Guna, contoh pertama adalah mesin pemipil jagung. Mesin Pemipil Jagung ialah alat atau mesin yang bisa mempermudah dalam proses pemipilan jagung. Cara prosesnya yakni dengan melepas biji jagung dari bonggolnya.

Pemipilan Jagung jauh lebih mudah jika jagung yang di pipil dalam kondisi kering. Untuk membuat proses pengeringan Jagung dapat di lakukan secara manual maupun memakai alat dan mesin pengering jagung.

Hasil pipilan yang kering nantinya dapat di gunakan dalam berbagai macam aplikasi maupun penggunaan. Baik bagi makanan pokok manusia, maupun juga untuk makanan ternak.

6. Teknologi Mesin Perontok Padi

Mesin perontok padi adalah alat perontok gabah. Pada batang jerami akan cepat dan efektif untuk meningkatkan mutu dan kuantitas hasil panen ketika memakai alat ini

Proses dalam pelepasan butir gabah dari malainya dengan memaksimalkan mesin perontok ini relatif cepat. Cara kerja pada mesin perontok padi yaitu dengan penggerak enjin yang berbahan bakar bensin. Ia kemudian di pindahkan energi gayanya dengan sabuk pulley. Dan kemudian di lanjutkan juga ke poros perontok dengan menggunakan sistem stater.

7. Teknologi Mesin Traktor

Mesin Traktor tergolong dalam contoh teknologi tepat guna. Ia adalah kendaraan yang mulainya di desain secara spesifik dalam keperluan traksi tinggi di kecepatan rendah, atau traktor ini dapat menarik trailer dan implemen yang di pakai dalam pertanian atau konstruksi.

Memang, memasuki era teknologi yang pesat ini penggunaan alat-alat pertanian dengan menggunakan mesin yang agak modern dapat membantu percepatan proses dalam pengolahan produksi. Oleh sebab itu, salah satu contoh dari teknologi Tepat Guna ini menolong petani dalam membajak sawah, menngolah tanah, dan lain-lain.

8. Teknologi Manure Spreader (Penebar Pupuk)

Teknologi terakhir pada jenis teknologi Tepat Guna adalah manure spreader. Ia merupakan alat dan juga mesin pertanian yang dapat di gunakan untuk menebarkan benih, pupuk, kapur, pasir, dan zat antibeku (tujuannya untuk melelehkan salju).