c

Pengertian Pemrograman Web dan Bahasa Pemrograman Web

Pengertian Pemrograman Web-Aplikasi web adalah jenis aplikasi yang menggunakan arsitektur client server. Sesuai dengan namanya client server berarti adanya pembagian kerja pengolahan data antara client dan server. Secara singkat, jaringan client server adalah jaringan dimana computer client bertugas melakukan permintaan data dan server bertugas melayani permintaan tersebut. Sekarang kita akan membahas pengertian pemrograman web, apakah pemrograman web itu? Mari simak sampai selesai.

Pengertian Pemrograman Web Adalah ?

Pengertian Pemrograman Web

Berdasarkan struktur katanya, maka pemrograman web terdiri dari dua kata, yaitu pemrograman yang artinya adalah sekumpulan perintah yang diciptakan oleh manusia agar bisa membantu manusia lainnya untuk menghasilkan program. Sementara itu web diartikan sebagai sumber informasi yang dapat diakses hanya dengan menggunakan jaringan komputer yang terhubung dengan internet.

Bentuk informasi yang berasal dari web itu bermacam-macam, mulai dari teks, gambar, audio, video hingga animasi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pemrograman web adalah instruksi untuk dapat menghasilkan program atau situs web yang bisa ditampilkan dengan menggunakan browser melalui jaringan internet.

Bahasa Pemrograman Web Terbaik untuk Pemula

Setelah kita membahas tentang pengertian dari pemrograman web sekarang kita membahas tentang bahasa pemrograman web. Sebenarnya, bahasa pemrograman web di dunia sangatlah banyak seiring dengan kebutuhan industri yang terus berkembang pesat. Untuk anda yang masih pemula atau ingin berkarir di dunia pemrograman, kami sarankan untuk mencoba belajar 11 bahasa pemrograman web di bawah ini.

1. C

Bahasa C merupakan bahasa yang mengadopsi paradigma procedural programming. Saat ini, banyak komunitas developer dari bahasa C sendiri. Bahasa pemrograman yang satu ini sudah cukup lama dan banyak sekali dipelajari baik di tingkat pendidikan menengah maupun tinggi.

Bahasa C mulai dirilis pada tahun 1972 dan menjadi salah satu bahasa yang cukup lama digunakan. C sangat cocok untuk anda yang suka dengan berbagai macam bentuk algoritma dasar pemrograman seperti manipulasi data, aritmatika, fungsi, dll.

Bagi anda yang baru belajar, kami sarankan untuk mencoba bahasa C terlebih dahulu untuk lebih mengenal logika pemrograman dasar. Tools yang digunakan ada banyak, misalnya anda dapat menggunakan Visual basic, MinGW, Visual Studio Code, dll.

2. C++

Selanjutnya, ada bahasa C++ yang merupakan bahasa dari pengembangan dari C. Saat ini, banyak developer yang beralih menggunakan C++ daripada bahasa C karena dalam bahasa ini struktur penulisan kode lebih baik dan tidak terlalu panjang.

Untuk paradigma yang dipakai masih sama dengan bahasa C sendiri. C++ sangat cocok digunakan untuk membuat tampilan aplikasi berbasis desktop maupun web. Tools yang digunakan juga sama dengan C.

3. Java

Java merupakan bahasa pemrograman yang menerapkan paradigma pemrograman berbasis objek. Konsep ini banyak di pilih oleh para pengembang perangkat lunak karena kode program yang di buat dapat di buat seperti objek pada dunia nyata.

Di kembangkan pada tahun 1990, selain dapat di gunakan untuk mengembangkan website, Java juga bisa di gunakan baik dalam mobile, maupun desktop. Selain itu, Java juga termasuk ke dalam open – source.

Untuk menggunakan bahasa ini, anda wajib untuk meng- install terlebih dahulu JDK (Java Development Kit) dan JRE (Java Runtime Environment) sebagai komponen untuk menjalankan Java. Tools yang di gunakan pada umumnya menggunakan NetBeans IDE.

4. Python

Python merupakan salah satu bahasa pemrograman web yang memiliki struktur penulisan kode sedikit. Selain dapat di gunakan untuk pembuatan web, python juga bisa di gunakan untuk mengembangan aplikasi dalam bentuk desktop.

Python sendiri bersifat dinamis dan termasuk ke dalam bahasa program backend. Meskipun Python juga dapat dapat di terapkan pada frontend. Kelemahan dari bahasa ini adalah ketika di jalankan secara statis, maka program akan berjalan kurang efektif.

5. CSS / HTML

CSS (Cascading Style Sheet) atau HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa pemrograman untuk membangun aplikasi website dari sisi client (frontend). HTML merupakan bahasa pondasi untuk terbentuknya tampilan sebuah website, di mana CSS berfungsi sebagai pemberi tampilan pada layout website.

Bagi anda yang masih pemula dan ingin belajar membuat website, maka cobalah untuk belajar kedua bahasa ini untuk membuat tampilan website statis. Biasanya, di tingkat pendidikan menengah maupun tinggi selalu memberikan materi dan pemahaman mengenai dasar pemrograman web.

6. JavaScript

Bahasa frontend selanjutnya adalah JavaScript. Ketika anda mulai memahami dan dapat membuat sendiri tampilan website sederhana bersifat statis, saatnya anda mulai mencoba untuk membuat website secara dinamis.

JavaScript di dalam pemrograman web yang berfungsi untuk mengatur dan memberikan berbagai macam interaksi pada website anda. Jika sudah mempelajari JavaScript dengan baik, alangkah baiknya jika anda mencoba untuk belajar framework JavaScript.

7. PHP

Selanjutnya, kita masuk pada bahasa backend yang sering di pakai oleh web developer. PHP (Hypertext Preprocessor) di kembangkan pada tahun 1994 dan banyak website besar seperti Facebook dan Wikipedia yang menggunakan PHP.

PHP sendiri juga tidak memerlukan compiler dalam penggunaannya. Dan PHP juga di dukung oleh banyak sekali web server seperti Apache dengan sistem konfigurasi yang mudah. Selain itu, PHP juga memiliki framework yang dapat membantu developer dalam mengembangkan aplikasi dengan lebih mudah dan cepat, contohnya framework Laravel dan Codeigniter.

8. SQL

Structure Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman yang bertugas untuk menangani bagian database. Bagi web developer yang bekerja sebagai backend, sudah barang tentu selalu menggunakan SQL untuk membantu dalam mengakses dan mengelola database. 

9. TypeScript

TypeScript adalah bahasa pemrograman web yang di bangun berdasarkan JavaScript. Akan tetapi, perbedaan TypeScript dengan JavaScript adalah dari konsep OOP model klasik yang masih memanfaatkan class atau interface. Banyak yang mengatakan bahwa, TypeScript merupakan super-set dari JavaScript.

10. Ruby

Salah satu kelebihan yang di miliki oleh Ruby adalah dari struktur sintaks yang sederhana. Kemudian, Ruby juga memiliki fitur exception handling yang baik. Meskipun Ruby tidak sepopuler Java, namun masih banyak web developer yang menggunakan Ruby untuk mengembangkan website.

11. Go

Dan yang terakhir, ada bahasa yang saat ini cukup populer, yaitu Go / GoLang. Go merupakan bahasa pemrograman yang di buat oleh Google. Kelebihan dari GoLang adalah mudah di gunakan, sintaks yang mudah di baca, dan memiliki sistem integrasi yang bagus.

Tips Untuk Belajar Bahasa Pemrograman

1. Temukan motivasi

Jika ingin belajar bahasa pemrograman, kita perlu alasan untuk mempelajarinya, bukan? Pertama, cari tahu apa yang memotivasi anda.

2. Pilih bahasa pemrograman yang ingin di pelajari

Pertama, belajar bahasa pemrograman sederhana. Sebagai titik awal, kita dapat mempelajari HTML, CSS, Javascript, dan baru-baru ini bahasa pemrograman lain yang lebih kompleks.

3. Pelajari struktur data dan algoritma

Ada banyak jenis pemrograman, tetapi kita dapat mempelajari semuanya. Ada konsep yang bisa menjadi bagian utama dari semua bahasa pemrograman ini seperti variabel, struktur kontrol, struktur data, syntax, dan tools.

4. Jangan cepat menyerah

Bahasa pemrograman bisa sangat rumit, tetapi jangan menyerah begitu saja. Ingatlah bahwa poin 1 adalah solusi untuk menemukan motivasi.

5. Buat portofolio

Jika sudah bisa mempelajari beberapa bahasa pemrograman, membuat portofolio tidak akan ada salahnya. Unggah situs web sederhana untuk menjadi portofolio dan tambahkan lebih banyak portofolio. Dengan cara ini, mempelajari pemrograman web yang telah di pelajari selama ini tidak akan sia-sia.