c

Komputer Lama Mengapa Kami Masih Menyukainya

Komputer Lama Mengapa Kami : Komputer antik memiliki daya tarik kebaruan tertentu, terutama bagi mereka yang belum pernah melihatnya. Sebuah komputer tua bersenandung dengan sejarah kemajuan modern, ditakdirkan untuk menjadi sesuatu yang lebih dari sekedar pemberat kertas raksasa.

Pada tahun 1977, komputer pribadi pertama, Apple II, dirilis ke mainstream. Dengan standar modern, ini adalah mesin kuno yang berjalan pada mikroprosesor satu megahertz dan empat kilobyte RAM (Random Access Memory)-bahkan tidak cukup daya untuk melihat gambar hari ini.

Namun, bagi massa tahun 1970-an,

itu adalah jendela ke masa depan; itu adalah perangkat yang kira-kira seukuran televisi CRT (Cathode Ray Tube) kecil yang menjembatani pendaratan pasca-bulan dan peradaban yang optimis teknologi-berpikir Star Trek: Seri Asli hanya sepuluh tahun sebelumnya dan berbondong-bondong novel fiksi ilmiah yang memenuhi rak-untuk mimpi mobil terbang dan bola dunia selamanya terhubung oleh jaringan kabel dan gelombang data tak terlihat.

Mimpi mereka sebagian benar. DARPA (The Defensive Advanced Research Projects Agency) berkolaborasi dengan sejumlah ilmuwan dan profesional untuk memperkenalkan Internet kepada penduduk dunia pada awal 1990-an, dan kita sekarang terhubung selamanya. Informasi yang di bagikan secara global dapat di akses di hampir semua wilayah beradab di Bumi. Orang-orang yang berjauhan satu sama lain dapat terhubung melalui World Wide Web ini dengan menekan sebuah tombol. Para ahli komputer tahun 1970-an—Richard S. Stallman, Denis Ritchie, Steve Wozniak—tidak tahu betapa cerahnya masa depan teknologi, khususnya teknologi komputer.

Namun, terlepas dari kemajuan luar biasa dalam komputer, baik perangkat lunak maupun perangkat keras, masih ada orang yang lebih suka menggunakan komputer kuno, seperti Apple II atau Commodore 64. Ini adalah pertanyaan yang banyak di tanyakan dan hanya sedikit yang mengerti: Mengapa ?

Ahli komputer lama yang ingat bagaimana rasanya menjalankan sistem 8-bit akan sering menyimpan komputer lama mereka selama bertahun-tahun. Menulis baris demi baris kode BASIC pada layar hijau-hitam, sebuah teknologi yang di sebut GUI (Graphical User Interface) yang awalnya di pikirkan oleh Xerox untuk printer dan faks dan kemudian di implementasikan di komputer oleh Wozniak, memiliki nilai nostalgia yang programmer jadul sepertinya tidak bisa goyah. Komputer antik ini sama sekali tidak dapat berfungsi di bawah tekanan penggunaan kontemporer. Tetapi mereka di simpan dan di gunakan sebagai pengingat saat semuanya-termasuk komputer-jauh lebih sederhana.

Komputer klasik tidak hanya di simpan sebagai mainan pertunjukan atau sebagai wadah bagi pemrogram nostalgia untuk menghidupkan kembali masa kejayaan. Mereka juga biasa di gunakan oleh penggemar teknik pemula, yang menggunakannya sebagai salah satu yang akan menggunakan kotak blok bangunan. Mereka membongkar komputer lama ini dan menyatukannya kembali untuk mempelajari dasar-dasar perangkat keras komputer. Komputer lama di gunakan karena komputer baru akan terlalu mahal dan sulit untuk di praktikkan.