c

Belajar Coding Dengan Scratch Programming Untuk Anak

Belajar coding dengan scratch-Saat belajar , kita mulai belajar mengenai programming atau pemrograman dengan bahasa pemrograman Scratch. Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki, dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer.  Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman.

Tujuan pemrograman adalah sebagai media komunikasi antara manusia dengan komputer. Sehingga manusia dapat memerintahkan mesin secara spesifik apa yang harus dilakukan lewat bahasa programan. Dengan belajar bahasa pemrograman, kita dapat membuat program sederhana, lo, teman-teman. Anak-anak seperti kita juga bisa belajar menulis program dengan bahasa pemrograman yang bernama Scratch.

Pengertian dari scratch

Belajar coding dengan scratch

Scratch adalah bahasa pemrograman visual yang interaktif dan cocok di gunakan anak-anak atau pemula yang ingin belajar pemrograman. Dengan Scratch kita bisa membuat animasi, permainan, dan kreasi menarik yang lain, teman-teman. Scratch memudahkan programmer dalam membuat program tanpa menulis kode.

Penggunaan Scratch adalah dengan drag and drop blok blok kode yang sudah di sediakan kemudian di susun dan membentuk sebuah logika yang bisa di jalankan sehingga menjadi program. Bahasa pemrograman ini di ciptakan oleh oleh MIT MEDIA LAB dari Massachusetts Institute of Technology. Scratch memang di rancang untuk usia 8 sampai 16 tahun. Meskipun begitu, setiap orang dari segala umur bisa menggunakan Scratch sebagai media pembelajaran bahasa pemrograman.

Hal penting yang perlu di ketahui ketika ingin mulai menggunakan Scratch adalah:

  1. Memahami menu dan fitur yang tersedia di website Scratch.mit.edu
  2. Sudah melakukan pendaftaran (klik Join in dan verifikasi email), ini untuk memudahkan simpan dan share link hasil coding secara online. Jika belum verifikasi email, maka anak tidak akan bisa Share link hasil codingnya.
  3. Mengunduh dan menginstall Scratch Desktop, untuk keperluan menggunakan Scratch di laptop/komputer tanpa internet. Perlu dipelajari juga cara Save dan Load file hasil coding di Scratch Desktop secara offline.

Poin dasar coding di Scratch adalah:

  1. Memahami fungsi kode blok
  2. Mulai membuat Hello World
  3. Mengganti dan menambah Sprite, Sound, Backdrop, Costume sprite baik dari website Scratch, menggambar di Paint Editor atau Upload file dari laptop.
  4. Menambah kode blok dari EXTENSION
  5. Membuat variabel
  6. Membuat Broadcast Message
  7. Membuat Custome Block
  8. Menyimpan dan menggunakan script code, backdrop, sound ke BACKPACK
  9. Remix dan modifikasi project
  10. Re-used block, sprite, backdrop dengan cara duplicate atau export dan upload

Menggunakan Scratch

Teman-teman perlu daftar pada akun Scratch dengan cara:

1. Pilih Join Scratch di bagian kanan atas menu, lalu daftarkan akun yang di miliki dan ikuti sesuai langkah. Username dan password yang digunakan perlu di ingat dan dicatat jika perlu. Gunakan selalu akun yang sama untuk akses Scratch sehingga tersimpan semua hasil kerja teman-teman.

2. Apabila sudah memiliki akun, teman-teman bisa langsung masuk atau login menggunakan akun yang sesuai dengan memilih menu Sign in di bagian atas kanan menu.

3. Setelah berhasil login, akan muncul halaman home.

Mengenal Lembar Kerja Scratch

Mari, mengenal apa saja yang dapat kalian lakukan di Scratch. Create di menu atas Home, lalu akan muncul tampilan seperti berikut:

1. Menu A: Kumpulan kategori kode yang dapat di lakukan oleh objek.

2. Menu B: Kode yang dapat di-assign untuk objek, dapat juga di pilih dari kategori di menu A.

Blok kode tinggal di-drag & drop ke bagian menu C untuk menggunakannya dan hasilnya dapat di lihat di bagian menu D. Contoh di sini apabila yang aktif adalah sprite (Menu G). Menu B dapat berubah apabila objek yang aktif adalah “Backdrops” (Menu F).

3. Menu C: Daftar blok kode yang di implementasikan pada objek.

4. Menu D: Stage Grid untuk review hasil implementasi blok kode pada objek.

5. Menu E: Di bagian ini, kalian dapat meng-customize bentuk dan suara dari objek/backdrops sesuai kreativitas sendiri.

6. Menu F: kalian dapat mengatur backdrops yang akan di gunakan. Hasilnya akan di perlihatkan di menu D.

7. Menu G: Kumpulan sprite yang di gunakan pada project. Blok kode yang ada di menu B dapat di implementasikan untuk setiap sprite yang ada.

8. Menu H: Nama proyek yang di buat.

Informasi tentang belajar coding dengan scratch programming untuk anak telah kami rangkum dalam artikel di atas. Semoga bisa membantu anda untuk anda yang ingin belajar pemrograman sebagai pemula.